Bupati Nadalsyah Resmikan Sejumlah Pasar Rakyat

Muara Tewe, Kalteng – Bupati Barito Utara, Kalteng, H Nadalsyah resmikan sejumlah pasar rakyat di beberapa desa dan kecamatan di daerah ini yang dipusatkan di Pasar Bebas Banjir (PBB) Muara Teweh.

“Disamping memiliki fungsi ekonomi kerakyatan, pasar juga merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli, saling menyapa dan terjadinya interaksi sosial di antara masyarakat,” kata Bupati H Nadalsyah di Pasar Bebas Banjir Muara Teweh, Senin.

Peresmian pasar rakyat ini selain Pasar PBB yang modern dibangun megah yang berada di kawasan terminal bis, juga diresmikan pasar mingguan Tumpung Laung Kecamatan Montallat, Pasar Lahei II Kecamatan Lahei, Pasar Montallat, Pasar Ketapang Kecamatan Gunung Timang dan Pasar Jamut Kecamatan Teweh Timur.    

Menurut Nadalsyah mengingat fungsi pasar sangat penting ini, maka Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah merumuskan sebuah program maupun kebijakan yang strategis sebagai bentuk implementasi komitmen nyata untuk tahun-tahun mendatang tetap mengalokasikan anggaran dalam rangka melakukan rehab los-los pasar yang rusak.

“Disamping itu memperbaiki dan menambah fasilitas-fasilitas penunjang hingga membangun baru pasar-pasar rakyat sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang tersebar di seluruh Kabupaten Barito Utara,” kata Nadalsyah.

Bupati Nadalsyah berharap bangunan pasar yang sudah ada saat ini, hendaknya dirawat dengan baik, dijaga dan dipelihara kebersihan dan keindahannya agar tidak terkesan kumuh, kotor, sehingga pada gilirannya mampu menjadi fasilitas publik yang dapat dibanggakan dan dapat menambah nilai lebih terutama dalam indikator penilaian penghargaam adipura.

Kemudian manfaatkan bangunan pasar ini dengan sebaik-baiknya untuk memasarkan hasil-hasil kegiatan usaha pertanian, kerajinan maupun hasil usaha kecil lainnya.

Para pengelola pasar yang sudah ditunjuk dan terorganisir agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai ujung tombak fasilitasi pelayanan antara pihak pemerintah daerah dengan para pedagang pasar agar dapat menjalin komunikasi.

“Kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara, agar terus memantau dan mengawasi perkembangan pasar,” kata dia.

Sebelumnya Kepala dinas perdagangan dan perindustrian Kabupaten Barito Utara Hajrannor melaporkan jumlah anggaran yang terserap secara keseluruhan untuk pembangunan Pasar PBB ini dibangun selama tiga tahun anggaran  senilai Rp10,4 miliar yakni menggunakan dana APBN  pada tahun pertama kemudian tahun kedua dan ketiga APBD kabupaten setempat.

“Kami juga berupaya pada tahun-tahun kedepan akan merehab sejumlah pasar tradisional yang kondisi sudah memprihatinkan untuk menjadi lebih refresentatif,” kata Hajrannor.

Acara syukuran peresmian pasar rakyat di hadiri Ketua DPRD Set Enus Y Mebas,Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, Sekretaris Daerah Jainal Abidin serta pejabat dan masyarakat lainnya. (Ant)