Pengadilan Negeri Sosialisasikan Penerapan E-Court

Pontianak, Kalteng – Kantor Pengadilan Negeri Singkawang bekerja sama dengan Bank BTN Pontianak mensosialisasikan sekaligus meluncurkan e-Court, sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA) melalui Permen Hukum dan HAM Nomor 3 tahun 2018. 

“Jadi apa yang sudah digariskan oleh atasan, otomatis dan harus kita laksanakan,” kata Ketua Pengadilan Negeri Singkawang, Sugeng Sudrajat, di Singkawang, Jumat. 

Tak hanya di Kota Singkawang, menurutnya, semua Kantor Pengadilan yang ada di seluruh Indonesia juga sudah melaksanakan e-Court. “Karena ini merupakan suatu kewajiban yang harus kita laksanakan, mengingat sistem ini juga semata-mata untuk kita meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat,” ujarnya. 

Dimana yang sebelumnya memerlukan proses yang cukup panjang dalam mendaftarkan suatu perkara untuk disidangkan, namun dengan sudah dilaksanakan e-Court ini tentu akan memperpendek birokrasi dan menyederhanakan persidangan, sehingga bisa ditempuh asas persidangan yang murah, cepat, dan biaya ringan.  

“Prosesnya, kalau dulu persidangan dilaksanakan secara konvensional, tapi sekarang sudah bisa dilaksanakan secara elektronik,” tuturnya. 

Artinya, lanjut dia, mulai dari mendaftarkan perkara sampai dengan persidangannya sudah dilakukan secara elektronik. “Sehingga, masyarakat tidak perlu lagi untuk datang ke kantor mendaftarkan perkara atau menyampaikan surat gugatan ke Pengadilan Negeri Singkawang,” katanya. 

Karena dengan melalui e-Court, menurutnya, masyarakat sudah bisa melakukan pendaftaran sambil santai di rumah. Dengan catatan, masyarakat yang akan mendaftar tentunya harus memiliki email atau akun. 

“Jadi silakan kalau ada masyarakat yang mau mendaftarkan perkara secara Online ke Pengadilan Negeri Singkawang,” katanya. 

Dalam penerapan sistem e-Court itupun, pihaknya sudah mempersiapkan sarana dan prasarana yang memadai. “Server kita sangat mendukung, kemudian SDM kita juga sudah mampu untuk melaksanakan sistem ini dan intinya, kita di Pengadilan Negeri Singkawang sudah siap,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Singkawang, Jamaan Elvis Elwis menyatakan sangat menyambut baik penerapan e-Court yang akan dilaksanakan Pengadilan Negeri Singkawang. 

“Karena jika dilihat dari waktu tentu akan lebih efisien,” katanya.

Namun, dikarenakan ini baru diterapkan di Kota Singkawang, tentu semua advokat harus menyesuaikan diri. “Yang tadinya belum mengenal dengan IT, sekarang dituntut harus mengenal dan lebih mantap lagi dengan IT,” ujarnya. 

Andai saja penerapan sistem e-Court bisa lancar di Kota Singkawang, tentu akan berdampak positif bagi masyarakat. “Karena melalui handphone (android) masyarakat sudah bisa melakukan pendaftaran suatu perkara,” katanya. 

Namun, bagi masyarakat yang belum paham dengan IT, mereka diberi kesempatan untuk menggunakan jasa Advokat yang dianggap mengerti tentang e-Court. 

Sementara ini yang dia amati, khususnya kepada daerah yang sudah menerapkan e-Court, belum ada ditemukan kendala yang berarti. “Paling masalah jaringan saja, kalau yang lain-lain tidak ada,” tuturnya. 

Untuk Pengadilan Negeri Singkawang yang dianggap sudah siap melaksanakan aplikasi ini, diharapkan untuk selalu menyiapkan tenaga yang betul-betul ahli di bidang tersebut. 

“Sehingga, masyarakat yang melakukan pendaftaran bisa lebih lancar dan kalau ada sinyal-sinyal yang kurang baik diharapkan Pengadilan bisa bekerjasama dengan pihak Provider agar koneksi internet bisa lebih lancar,” katanya (Ant)